Investasi telah menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia, bentuk investasi yang paling dikenal dan berkembang pesat adalah aset keuangan, yang meliputi saham, obligasi, deposito, dan sekuritas lainnya. Pertumbuhan ini dapat dikaitkan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya Generasi Z, terhadap investasi karena mereka mendominasi pasar modal nasional, namun mengalami kesulitan keuangan karena memiliki literasi keuangan yang rendah, tetapi juga memiliki literasi digital yang tinggi, sehingga memudahkan mereka mengakses layanan keuangan digital. Studi ini bertujuan untuk menilai dampak teknologi keuangan, persepsi risiko, dan literasi keuangan terhadap pilihan investasi yang dilakukan oleh Generasi Z di Bandar Lampung. Dengan menggunakan metodologi penelitian kuantitatif, studi ini berfokus pada seluruh populasi Generasi Z yang telah terlibat dalam investasi di Bandar Lampung. Pendekatan pengambilan sampel non probabilitas digunakan, khususnya purposive sampling, menghasilkan total 120 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SEM-PLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi keuangan memengaruhi keputusan investasi. Persepsi risiko memengaruhi keputusan investasi. Literasi keuangan memengaruhi keputusan investasi.
Copyrights © 2026