Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan terdidik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2023. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi logistik biner untuk menguji pengaruh variabel umur, status keluarga, tanggungan, wilayah tempat tinggal, status pernikahan, jenis kelamin, dan pelatihan terhadap status kemiskinan terdidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan terdidik (Prob > Chi2 = 0,000). Secara parsial terdapat tiga variabel yang signifikan, yaitu wilayah tempat tinggal, status pernikahan, dan pelatihan. Individu yang tinggal di perkotaan, mereka yang sudah menikah dan mengikuti pelatihan memiliki peluang lebih besar terhadap penurunan tingkat pendidikan. Sementara itu, variabel umur, status keluarga, jumlah tanggungan, dan jenis kelamin tidak berpengaruh signifikan. Simpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pelatihan kualitas kerja, penguatan link and match antara dunia pendidikan dan industri, serta pemerataan kesempatan kerja antara desa dan kota. Keywords: Educated Unemployment, Logistic Regression.
Copyrights © 2025