Inflamasi merupakan respons protektif sistem pembuluh darah terhadap infeksi dan kerusakan jaringan, yang berperan memfasilitasi perpindahan sel serta mediator sistem imun dari sirkulasi sistemik menuju lokasi cedera atau infeksi guna menetralisir dan mengeliminasi agen penyebab gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi nanopartikel ekstrak daun limpasu (Baccaurea lanceolata) dengan metode denaturasi protein. Mekanisme uji didasarkan pada kemampuan senyawa aktif dalam ekstrak untuk mencegah kerusakan struktur protein akibat pemanasan, yang dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 660 nm. Hasil menunjukkan bahwa nanopartikel ekstrak daun limpasu (Baccaurea lanceolata) memiliki aktivitas antiinflamasi yang kuat, dengan nilai IC50 sebesar 33,52 ppm yang mendekati natrium diklofenak 34,5 ppm sebagai kontrol positif. Temuan ini menegaskan potensi nanopartikel ekstrak daun limpasu (Baccaurea lanceolata) sebagai agen antiinflamasi alami dengan efektivitas yang setara dengan obat standar.
Copyrights © 2026