Pengimplementasian algoritma Depth-First Search (DFS) pada pembuatan gim labirin agar mampu menghasilkan jalur yang bervariasi, tidak monoton, dan tetap dapat diselesaikan. Metode yang digunakan adalah penerapan DFS pada tiga ukuran labirin, yaitu 3x3, 5x5, dan 7x7, dengan pengujian terhadap visualisasi labirin, waktu generate menggunakan Time.deltaTime, jumlah dead ends, path length, dan path ratio. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian dari masing-masing ukuran labirin untuk melihat pengaruh ukuran grid terhadap performa algoritma dan tingkat kompleksitas labirin. Rata-rata waktu generate meningkat seiring bertambahnya ukuran labirin, yaitu 0,628 detik pada labirin 3x3, 0,814 detik pada labirin 5x5, dan 1,266 detik pada labirin 7x7. Jumlah dead ends dan path length juga meningkat, sedangkan path ratio cenderung menurun pada ukuran yang lebih besar. Dengan demikian, DFS terbukti efektif untuk membentuk labirin yang variatif, menantang, dan sesuai diterapkan pada gim labirin.
Copyrights © 2026