Penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa terus mengalami peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. Intensitas penggunaan yang tinggi tersebut berpotensi menimbulkan dampak psikologis, salah satunya adalah social comparison. Social comparison merupakan kecenderungan individu untuk membandingkan dirinya dengan orang lain sebagai bentuk evaluasi diri. Kecenderungan ini dapat memicu body dissatisfaction atau ketidakpuasan terhadap tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara social comparison dan body dissatisfaction pada mahasiswa pengguna media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 410 mahasiswa aktif jenjang S1 Universitas Syiah Kuala yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34) dengan reliabilitas α = 0,974 serta Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) dengan reliabilitas α = 0,766. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara social comparison dan body dissatisfaction dengan nilai koefisien korelasi r = 0,476 dan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi kecenderungan individu dalam melakukan social comparison, semakin tinggi pula tingkat body dissatisfaction pada mahasiswa pengguna media sosial Instagram.
Copyrights © 2026