Industri manufaktur dunia di era 5.0 tidak lepas dari tantangan perubahan yang dinamis terkait pemanfaatan teknologi dan keinginan pasar. Kondisi ini menuntut karyawan untuk memiliki ketangkasan kerja dalam menghadapi hal tersebut sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan dengan persaingan yang ada. Salah satu faktor yang mempengaruhi adanya ketangkasan karyawan tersebut ialah pemberdayaan psikologis. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara pemberdayaan psikologis dengan ketangkasan karyawan pada industri manufaktur di Bantul. Hipotesis yang diajukan yakni pemberdayaan psikologis memiliki hubungan positif dengan ketangkasan karyawan manufaktur. Subjek penelitian ini sebanyak 65 karyawan manufaktur CV. X di Bantul dengan teknik sampling total. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari Psychological Empowerment Scale dan Workforce Agility Scale. Analisis yang digunakan adalah uji korelasi Pearson dan menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berhubungan positif dengan ketangkasan kerja pada karyawan manufaktur (r = .80 dengan p < .01). Oleh karena itu hipotesis penelitian ini diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berhubungan pada ketangkasan karyawan manufaktur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi perusahaan atau peneliti selanjutnya terkait karyawan di era industri yang menghadapi tantangan yang beragam.
Copyrights © 2026