Hasil screening metoda Enhanced Oil Recovery (EOR) pada reservoir minyak “Q†menunjukkanbahwa metoda EOR yang cocok diterapkan adalah injeksi kimia surfaktan-polimer. Uji terhadapair formasi, minyak, surfaktan dan polimer, serta penentuan campuran surfaktan-polimer untukinjeksi pada reservoir tersebut telah dilakukan. Campuran konsentrasi optimum yang diperolehterdiri atas 0.005% berat surfaktan dan 0.05% berat polimer. Pemodelan simulasi injeksi surfaktanpolimerke dalam reservoir minyak dengan pola quartered five spot telah dilakukan menggunakansimulator injeksi kimia tiga dimensi UTCHEM. Model tersebut digunakan untuk mengetahuipengaruh injeksi surfaktan-polimer tersebut terhadap peningkatan perolehan minyak. Denganmenggunakan konsentrasi surfaktan-polimer tersebut di atas, yang kemudian dinyatakan sebagaibase case dengan rancangan urutan injeksi terdiri atas 0.65 PV air formasi yang dilanjutkan dengan0.4 PV Surfaktan-Polimer dan kembali dilakukan injeksi 1.45 PV air formasi, dan menghasilkankumulatif perolehan minyak sebesar 79.52% OOIP. Berdasarkan model base case tersebut,selanjutnya dilakukan uji sensitivitas perolehan minyak terhadap parameter volume kumulatifinjeksi air dan surfaktan-polimer, konsentrasi surfaktan dan polimer. Dari hasil uji sensitivitas,kemudian dipilih dari ketiga parameter tersebut yang optimum dan menghasilkan kumulatifperolehan minyak sebesar 85.1% OOIP.
Copyrights © 2011