Emisi partikulat (PM) adalah produk emisi dari proses pembakaran pada mesin diesel. Usahauntuk mengurangi emisi ini salah satunya adalah perbaikan mutu bahan bakar solar. Di Indonesiaterdapat dua jenis bahan bakar solar yang diatur dalam Surat Keputusan Direktorat JenderalMinyak dan Gas, yaitu solar 48 dan 51. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besarpengaruh mutu bahan bakar solar yang ada di pasar domestik ini terhadap pembentukan emisi partikulatpada kendaraan bermotor. Pengukuran emisi partikulat dilakukan pada chassis dinamometerdengan beberapa variasi kecepatan. Kendaraan yang menggunakan solar 51 menghasilkan emisipartikulat lebih kecil dibanding solar 48. Perbedaanya adalah 10% pada kecepatan idle, 19% padakecepatan 15km/jam, 15% pada kecepatan 30km/jam, 12% pada kecepatan 50km/jam dan 56%pada kecepatan 80 km/jam. Penurunan emisi partikulat ini sangat dipengaruhi oleh mutu bahanbakar solar dan kandungan sulfur yang rendah dimana angka setana yang tinggi akan memperbaikikarakteristik pembakaran dan kandungan sulfur yang rendah akan mengurangi kontribusinyadalam emisi partikulat.
Copyrights © 2011