LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Vol 56 No 2 (2022)

PENGEMBANGAN METODE IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MINYAK BERAT HASIL EKSTRAKSI OIL SAND ILIRAN HIGH DENGAN FORMULA PERHITUNGAN BERDASARKAN KOMPOSISI ELEMENTER

Muhammad Fuad (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS)
Dwi Endah Rachmawati (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS)
Leni Herlina (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS)
Daliya Indra Setiawan (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS)
Rezky Iriansyah Anugrah (Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2022

Abstract

Sampai saat ini, minyak bumi masih memiliki peran strategis sebagai sumber energi  bagi aktivitas kehidupan manusia. Akan tetapi, kebutuhan minyak bumi tidak diimbangi  dengan cadangan yang ada. Oleh karena itu, minyak non-konvensional seperti minyak  berat Iliran High perlu dikembangkan lebih jauh sebagai salah satu sumber cadangan  minyak masa depan. Identifikasi sifat karakteristik minyak ini sangat penting karena  menjadi tolok ukur mutu dan potensi umpan kilang minyak bumi. Namun identifikasi  minyak hasil ekstraksi oil sand tidak mudah, karena sifatnya yang berat, sulit mengalir  serta hasil (yield) yang sedikit. Minyak Iliran High diperoleh dengan mengekstrak oil sand  menggunakan berbagai pelarut organik. Larutan hasil ekstraksi lalu dipisahkan dari padatan  dengan proses filtrasi (penyaringan). Untuk merekoveri minyak dari pelarut dilakukan  proses evaporasi sehingga diperoleh ekstrak berupa minyak berat dan rafinat (pelarut  yang sudah tidak mengandung minyak) yang dapat digunakan kembali (diregenerasi)  untuk proses ekstraksi selanjutnya. Kemudian dilakukan pengujian laboratorium untuk  mengetahui specific gravity, gross heat value dan komposisi elementer. Berdasarkan  data tersebut, dapat dilakukan identifikasi minyak berat Iliran High denfgan pendekatan  rumus perhitungan untuk menentukan sifat karakteristik minyak berat seperti: rasio H/C,  nilai kalor, bobot molekul, titik didih rerata, nilai faktor KUOP, titik anilin, titik tuang,  viskositas, residu karbon, kandungan aspalten dan kadar aromatik. Karakterisasi minyak  Iliran High menunjukkan komposisi elementer C, H, O, N dan S masing-masing sebesar  85,39 – 88,12%wt, 11,34 – 12,26%wt, 0,10 – 0,12%wt, 0 – 2,55%wt, dan >0,01%wt.  Minyak Iliran High merupakan minyak berat, sweet crude dan dikategorikan sebagai  minyak naftenik, dengan kadar aromatik ~40%. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

LPMGB

Publisher

Subject

Description

LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and ...