Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan degradasi fenol antara bakterikonsorsium dengan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Bacillus subtilis. Metode statistik yangdigunakan adalah rancangan acak kelompok yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah jenisbakteri yang digunakan yaitu bakteri P. aeruginosa, bakteri B. subtilis, dan bakteri konsorsium darikedua jenis bakteri tersebut. Faktor kedua adalah konsentrasi senyawa fenol 20, 40, 60, 80, 100(mg/L). Parameter yang diukur adalah pertumbuhan bakteri dan konsentrasi akhir senyawa fenolsetelah proses biodegradasi. Data dianalisis dengan ANOVA dua arah dengan α=0,05. Hasil analisisANOVA menunjukkan bahwa hanya pengaruh variasi konsentrasi fenol (mg/L) yang memberikanhasil signififi kan terhadap proses biodegradasi fenol. Uji DMRT menunjukkan bahwa variasi konsentrasifenol (mg/L) yang terbaik adalah 20 mg/L dengan persentase biodegradasi sebesar 57,75%. Sedangkanuntuk variasi bakteri, persentase biodegradasi paling tinggi adalah bakteri Pseudomonas aeruginosasebesar 75,67% pada konsentrasi fenol 40 mg/L.
Copyrights © 2015