Jurnal ini membahas dinamika relasi gereja dan negara dalam sejarah Indonesia, meliputi masa kolonial, awal kemerdekaan, Orde Baru, dan era Reformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan analisis deskriptif-kualitatif untuk menelusuri perubahan pola hubungan antara institusi gereja dan kekuasaan negara dalam konteks sosialpolitik yang berbeda. Pada masa kolonial, gereja cenderung berada dalam posisi subordinatif dan terintegrasi dengan struktur kekuasaan pemerintah kolonial. Memasuki masa kemerdekaan, relasi tersebut mengalami transformasi dalam kerangka negara Pancasila yang mengakui peran agama dalam kehidupan publik tanpa menjadikannya sebagai agama negara. Pada era Orde Baru, hubungan gereja dan negara berlangsung dalam sistem politik yang terkontrol, sedangkan era Reformasi menghadirkan ruang demokratisasi dan kebebasan beragama yang lebih luas, meskipun diwarnai tantangan intoleransi. Kajian ini menyimpulkan bahwa relasi gereja dan negara di Indonesia bersifat dinamis dan kontekstual, dengan model ideal berupa kemitraan kritis-konstruktif dalam kerangka nilai-nilai Pancasila.
Copyrights © 2025