Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi fintech dan keterampilan manajemen stres untuk mencegah dampak psikologis akibat jeratan pinjaman online ilegal pada remaja Masjid Al-Hidayah Dusun Klelesan, Boyolali. Metode pelaksanaan menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan partisipatif dan edukatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi mencakup pengenalan fintech, ciri pinjaman legal dan ilegal, simulasi perhitungan bunga, penyusunan anggaran realistis, serta teknik coping terhadap stres finansial. Peserta berjumlah 13 orang dan dievaluasi melalui kuesioner sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dari rata-rata skor pre-test kategori baik 19% menjadi 100% pada post-test. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengelola kecemasan dan menolak tawaran pinjaman ilegal juga meningkat. Program ini membuktikan bahwa kombinasi literasi fintech dan pengelolaan stres untuk mengatasi kecemasan efektif meningkatkan ketahanan finansial sekaligus kesehatan mental.
Copyrights © 2026