Pembelajaran Al-Qur'an bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Keuangan RI menjadi penting mengingat masih banyak pegawai yang kesulitan membaca Al-Qur'an, bahkan sebagian tidak bisa membaca sama sekali. Namun pembelajaran masih kurang proporsional dengan alokasi waktu terbatas hanya satu jam istirahat setiap hari kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pembelajaran Al-Qur'an dalam menjaga kualitas hasil belajar ASN di lingkungan Kementerian Keuangan RI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan pemahaman pegawai terhadap nilai-nilai ajaran Al-Qur’an, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan kinerja dan integritas dalam melaksanakan tugas pemerintahan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam efektivitas manajemen pembelajaran, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan di masa mendatang. Dengan demikian, manajemen pembelajaran Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi salah satu pilar dalam membangun Aparatur Sipil Negara yang berkualitas dan berintegritas. Kesimpulannya, manajemen pembelajaran Al-Qur'an yang baik efektif meningkatkan kualitas bacaan dan keterlibatan peserta. Penelitian merekomendasikan kurikulum fleksibel, pelatihan berkelanjutan bagi pengajar, pengulangan materi konsisten, serta penyediaan waktu belajar tambahan di luar jam kerja.
Copyrights © 2026