Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi menuntut penerapan tata kelola teknologi informasi yang terstruktur dan selaras dengan tujuan institusi, khususnya dalam mendukung model pembelajaran hybrid. Integrasi antara Learning Management System (LMS) dan sistem akademik menjadi elemen kunci untuk memastikan kesinambungan proses pembelajaran, akurasi data, serta efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan merancang model tata kelola teknologi informasi yang mampu mendukung implementasi hybrid learning melalui integrasi sistem dan penguatan keamanan data mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan analisis kebutuhan organisasi, identifikasi proses bisnis utama, serta pemetaan domain tata kelola berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi LMS dan sistem akademik meningkatkan konsistensi dan sinkronisasi data secara real-time, mengurangi redundansi proses administratif, serta memperbaiki efektivitas layanan pembelajaran. Selain itu, penerapan kontrol keamanan informasi seperti autentikasi berlapis, enkripsi data, dan pengelolaan hak akses berbasis peran (role-based access control) terbukti penting dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data mahasiswa. Rancangan tata kelola yang diusulkan memberikan panduan strategis bagi perguruan tinggi dalam mengoptimalkan ekosistem pembelajaran digital, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta memperkuat perlindungan data pada era hybrid learning.
Copyrights © 2026