Remaja putri merupakan calon ibu pada masa depan, sehingga kondisi anemia dan kekurangan energi kronis (KEK) pada masa remaja berkorelasi langsung dengan resiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) serta stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memutus mata rantai stunting melalui kegiatan screening pada remaja. Metode kegiatan penagbdian masyarakat ini dengan screening pada remaja meliputi pemeriksaan antropometri (pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan) dan pemeriksaan Hb. Hasil dari kegiatan PkM adalah hasil pengukuran HB pada remaja rata-rata mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 11,5 g/dL dan masih terdapat remaja dengan IMT kurang. Rekomendasi hasil dari kegiatan Pk Mini menunjukan perlunya penguatan UKS dan skrining kesehatan rutin bagi anak usia sekolah dan remaja.
Copyrights © 2026