Sektor kesehatan menghadapi dinamika perubahan yang kompleks sehingga menuntut organisasi, khususnya rumah sakit, untuk meningkatan kinerja dan kemampuan adaptasi secara berkelanjutan. Diagnosis organisasi menjadi pendekatan penting untuk mengidentifikasi kondisi internal, termasuk kekuatan, kelemahan, serta kebutuhan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep diagnosis organisasi dalam sektor kesehatan menggunakan metode Systematic Literature Review(SLR). Data diperoleh dari artikel ilmiah pada database Google Scholar dan ScienceDirect dengan kata kunci “organizational diagnosis”, “organizational readiness”, dan “organizational evolution” yang dikombinasikan dengan “healthcare” dan “hospital” pada rentang tahun 2021-2025. Kriterua inklusi meliputi artikel yang relevan, tersedia full-text, berbahasa Indonesia atau Inggris, serta merupakan penlitian empiris atau review. Kriteria eksklusi meliputi artikel yang tidak relevan, tidak tersedia full-text, dan berupa opini. Melalui proses seleksi, diperoleh artikel yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa diagnosis organisasi dipengaruhi oleh faktor internal seperti struktur, kepemimpinan, budaya, dan sumber daya manusia, serta faktor eksternal seperti kebijakan dan lingkungan. Model Weisbord dan McKinsey 7-S banyak digunakan dalam evaluasi organisasi. Diagnosis organisasi berperan dalam meningkatkan kesiapan perubahan, efektivitas intervensi, dan kualitas pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026