Jurnal Salingka Abdimas
Vol 6, No 1 (2026)

PENYULUHAN TERPADU MATERNAL-NEONATAL: NUTRISI IBU HAMIL DAN ASI EKSKLUSIF UNTUK MENCEGAH STUNTING

Ariyani Lutfitasari (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Indri Astuti Purwanti (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)
Tias Sidrotil Muntaha (Program Studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2026

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu strategi pencegahan stunting adalah meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi selama kehamilan dan praktik pemberian ASI eksklusif pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu hamil dan ibu menyusui mengenai nutrisi selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, serta pencegahan stunting berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di RT 1 RW 5 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari ibu hamil dan ibu menyusui. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan penyuluhan kesehatan melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, poster, dan materi presentasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah intervensi edukasi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60,1 ± 9,2 pada pre-test menjadi 85,2 ± 6,9 pada post-test dengan peningkatan sebesar 25,1 poin. Peningkatan juga terjadi pada pengetahuan mengenai nutrisi ibu hamil sebesar 22,9 poin dan ASI eksklusif sebesar 27,3 poin. Kegiatan edukasi kesehatan berbasis komunitas ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu terkait nutrisi kehamilan dan pemberian ASI eksklusif sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Penguatan peran kader posyandu dan dukungan keluarga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program edukasi di masyarakat.Kata kunci: stunting, edukasi kesehatan, gizi ibu hamil, ASI eksklusif, pengabdian masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jsam

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Salingka Abdimas hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil pegabdian kepada Masyaraakat yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah ...