Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar matematika siswa masih rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar matematika yaitu kurangnya self regulated learning dan self efficacy. Dimana, siswa baru belajar ketika disuruh oleh guru. Siswa mudah jenuh atau cepat bosan saat belajar, catatan yang tidak lengkap. Selain itu, ketika siswa diminta untuk mengerjakan soal siswa tidak langsung merespon dan saling tunjuk menunjuk ketika disuruh naik mengerjakan soal di papan tulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh self regulated learning dan self efficacy terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs DDI Baruga. Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bersifat kausalitas dengan sampel penelitian sebanyak 58 siswa yaitu kelas VIII B dan VIII C MTs DDI Baruga yang dipilih dengan menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen: (1) angket self regulated learning; (2) angket self efficacy; dan (3) tes hasil belajar matematika. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan analisis regresi linear. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) self regulated learning berada pada kategori cukup baik (69,00); (2) self efficacy berada pada kategori cukup baik (57,62); dan (3) hasil belajar matematika siswa berada pada kategori kurang (53,10). Hasil uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda, menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan self regulated learning terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan self efficacy terdapat hasil belajar marematika siswa; dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan self regulated learning dan self efficacy secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa.
Copyrights © 2025