Riset ini mengkaji bagaimana perputaran modal kerja memengaruhi tingkat profitabilitas pada sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2021 hingga 2023. Dalam studi ini, perputaran modal kerja diposisikan sebagai variabel bebas (X), sementara profitabilitas yang diproyeksikan melalui Return on Assets (ROA) berperan sebagai variabel terikat (Y). Peneliti menerapkan metode purposive sampling untuk menyaring sampel, sehingga menghasilkan 14 perusahaan terpilih dari total populasi sebanyak 30 entitas transportasi dan logistik di BEI. Guna memproses data, peneliti mengaplikasikan serangkaian pengujian yang meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, dan pengujian hipotesis. Temuan empiris mengonfirmasi bahwa perputaran modal kerja memberikan dampak positif yang signifikan terhadap ROA industri terkait. Dengan kata lain, optimalisasi perputaran modal kerja mencerminkan efektivitas manajemen dalam memberdayakan aset lancar demi mendulang keuntungan. Angka R-square menunjukkan kontribusi perputaran modal kerja terhadap profitabilitas adalah sebesar 13,2%. Melalui temuan ini, manajemen diharapkan memperoleh acuan strategis untuk mengelola aset lancar secara lebih efisien, sekaligus menyajikan referensi akademis bagi studi di masa mendatang.
Copyrights © 2026