Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh growth opportunity dan debt covenant terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 51 perusahaan dengan jumlah 153 observasi. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth opportunity memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Sebaliknya, debt covenant tidak terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Namun, secara bersama-sama growth opportunity dan debt covenant berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Temuan ini mengindikasikan bahwa peluang pertumbuhan perusahaan memiliki peran yang lebih besar dalam menentukan tingkat konservatisme akuntansi dibandingkan tekanan yang berasal dari perjanjian utang. Oleh karena itu, penerapan konservatisme akuntansi yang tepat penting untuk menjaga kualitas pelaporan keuangan serta mengurangi asimetri informasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan.
Copyrights © 2026