Gaya hidup hedonistik memengaruhi kebiasaan belanja mahasiswa secara positif dan signifikan secara statistik. Karena pengaruh sosial dan variabel emosional mempunyai akibat dengan makin besar terhadap piliihan transaksi ketimbang yang logis, bahkan mahasiswa yang melek finansial pun tidak selalu dapat mengendalikan pengeluaran mereka. Kemajuan teknologi keuangan digital memudahkan transaksi mahasiswa, tetapi juga dapat mendorong belanja impulsif, terutama ketika dipadukan dengan gaya hidup hedonisme. Kebiasaan belanja mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Medan dianalisis dalam kaitannya dengan tingkat pengetahuan keuangan digital, gaya hidup hedonistik, dan penggunaan e-wallet. Seratus siswa dinamis dipilih melalui pengambilan sampel acak untuk berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan metodologi kuantitatif asosiatif kausal. Informasi dikaji memakai pemodelan linier berganda pada SPSS 26 setelah diperoleh kuesioner skala likert. Variabel berikut terbukti memiliki pengaruh yang signifikan: gaya hidup hedonistik, literasi keuangan digital, dan penggunaan e-wallet. Ketiga faktor tersebut secara signifikan mempengaruhi keputusan pembelian pada saat yang bersamaan. Perilaku konsumtif mahasiswa lebih kuat dipengaruhi gaya hidup hedonisme daripada literasi keuangan digital dan penggunaan e-wallet.
Copyrights © 2026