Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI content personalization, hedonic shopping motivation, interactivity, dan brand image terhadap impulse buying pada produk skincare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang merupakan Generasi Z perempuan berusia 21–29 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan AI content personalization, hedonic shopping motivation, interactivity, dan brand image berpengaruh signifikan terhadap impulse buying pada produk skincare. Secara parsial, AI content personalization berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap impulse buying, hedonic shopping motivation berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying, interactivity berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap impulse buying, serta brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Variabel brand image merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap impulse buying. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel AI content personalization, hedonic shopping motivation, interactivity, dan brand image mampu menjelaskan variasi impulse buying sebesar 49,7%, sedangkan sisanya sebesar 50,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026