PT Kem-Kem Kbj masih menggunakan data penjualan sebelumnya sebagai dasar dalam menentukan jumlah produksi, proses tersebut belum menggunakan metode peramalan yang terukur, sehingga hasil produksi terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Jika jumlah produksi terlalu banyak, stok akan menumpuk dan menambah biaya penyimpanan. Sebaliknya, jika produksi terlalu sedikit, perusahaan dapat mengalami kekurangan stok dan tidak memenuhi permintaan pelanggan.diperlukan metode Single Moving Average untuk membantu menentukan jumlah produksi yang lebih tepat berdasarkan data penjualan sebelumnya. Hasil penelitian juga menyajikan prediksi prediksi menggunakan metode Single Moving Average (SMA) serta pengukuran tingkat akurasi hasil prediksi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE).
Copyrights © 2026