Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada sektor makanan cepat saji, memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah perkotaan seperti Jakarta Barat. Persaingan usaha yang semakin ketat, perubahan preferensi konsumen, serta perkembangan teknologi yang pesat menuntut pelaku UMKM untuk memiliki kepemimpinan kewirausahaan yang adaptif, kemampuan mengenali peluang usaha, serta kemampuan inovasi yang berkelanjutan agar mampu mencapai keberhasilan usaha dan mempertahankan keberlangsungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha UMKM makanan cepat saji di Jakarta Barat dengan pengenalan peluang usaha dan kemampuan inovasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 155 pemilik UMKM makanan cepat saji yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi SmartPLS 4 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji koefisien determinasi, uji effect size, serta pengujian hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kewirausahaan, pengenalan peluang usaha, dan kemampuan inovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha. Selain itu, pengenalan peluang usaha dan kemampuan inovasi terbukti mampu memediasi pengaruh kepemimpinan kewirausahaan terhadap keberhasilan usaha. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan kewirausahaan yang kuat, kemampuan membaca peluang pasar, serta inovasi yang merupakan faktor dalam meningkatkan keberlanjutan UMKM makanan cepat saji.
Copyrights © 2026