Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intellectual capital yang diproksikan melalui VACA, VAHU, dan STVA terhadap kinerja keuangan yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) pada perusahaan consumer cyclicals subsektor retail di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder laporan keuangan tahunan 14 perusahaan sampel yang dipilih secara purposive sampling, menghasilkan 40 observasi periode 2022–2024, dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan SPSS versi 32. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VACA dan VAHU berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sementara STVA berpengaruh positif namun tidak signifikan. Ketiga variabel secara simultan mampu menjelaskan 34,7% variasi ROA. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perusahaan retail perlu memprioritaskan investasi pada pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan profitabilitas, serta mengorientasikan investasi infrastruktur struktural pada perspektif jangka panjang mengingat dampaknya terhadap ROA belum terserap dalam jangka pendek.
Copyrights © 2026