Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Kinerja keuangan diproksikan melalui Return on Assets (ROA) sebagai ukuran profitabilitas, Current Ratio (CR) sebagai ukuran likuiditas, dan Debt to Asset Ratio (DAR) sebagai ukuran struktur modal, sedangkan nilai perusahaan diproksikan menggunakan Tobin's Q. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan yang diaudit. Sampel penelitian terdiri atas 20 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling sehingga diperoleh 60 observasi. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak EViews. Pemilihan model terbaik dilakukan melalui Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier yang menghasilkan Common Effect Model (CEM) sebagai model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (β = 0,2586; p = 0,0087), likuiditas (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (β = -0,0363; p = 0,0302), sedangkan struktur modal (DAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (p = 0,2760). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan F-statistic = 6,616 (p = 0,0007) dan nilai Adjusted R² sebesar 22,21%. Temuan ini memperkuat signaling theory dalam konteks perusahaan sektor infrastruktur.
Copyrights © 2026