Perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis menuntut organisasi untuk mengembangkan strategi manajemen sumber daya manusia (MSDM) yang mampu meningkatkan daya saing melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif dipandang sebagai dua faktor strategis yang berperan dalam membangun motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif terhadap motivasi kerja dan disiplin kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 180 karyawan tetap yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda yang meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan partisipatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja maupun disiplin kerja karyawan. Secara parsial, budaya organisasi memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kepemimpinan partisipatif terhadap kedua variabel dependen. Sementara itu, pengujian simultan membuktikan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi motivasi kerja dan disiplin kerja secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi budaya organisasi yang kuat dengan kepemimpinan partisipatif merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu memperkuat internalisasi nilai-nilai budaya, membangun komunikasi yang terbuka, serta meningkatkan keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan guna menciptakan lingkungan kerja yang produktif, disiplin, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026