Melalui kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengelola sumber daya keuangan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh derajat desentralisasi fiskal, rasio ketergantungan, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio efisiensi keuangan daerah terhadap kesejahteraan masyarakat yang diproksikan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada kabupaten/kota di Jalur Pantura Provinsi Jawa Timur periode 2021-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh dengan jumlah 50 data observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan model Random Effect Model (REM) berbantuan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat desentralisasi fiskal dan rasio ketergantungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan rasio efisiensi keuangan daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah melalui peningkatan kualitas alokasi anggaran yang berorientasi pada pelayanan publik dan pembangunan manusia.
Copyrights © 2026