Peran sektor manufaktur juga sangat signifikan, di mana data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 mencatat bahwa industri pengolahan memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yaitu sekitar 18,67%. Selain itu, perusahaan manufaktur yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencerminkan perusahaan dengan likuiditas tinggi dan kinerja yang relatif baik, sehingga menarik perhatian investor. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ukuran perusahaan dan leverage terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam indeks lq45 periode 2021-2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, serta analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Ukuran perusahaan terbukti memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, leverage memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, dan ukuran perusahaan dan leverage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur LQ45.
Copyrights © 2026