Pencatatan transaksi yang dilakukan secara teratur akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat menggambarkan kondisi keuangan, kinerja usaha, serta posisi keuangan suatu entitas. Informasi tersebut membantu pelaku UMKM dalam mengendalikan biaya operasional, mengetahui tingkat keuntungan, dan mengevaluasi perkembangan usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pencatatan transaksi keuangan serta menyusun laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada UMKM Warung Habibi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Warung Habibi belum melakukan pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan secara sistematis. Setelah dilakukan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM, diperoleh pendapatan sebesar Rp45.000.000, laba bersih sebesar Rp11.955.000, dan total aset sebesar Rp14.155.000 pada periode Maret 2026. Penerapan SAK EMKM menghasilkan laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan yang dapat memberikan informasi keuangan secara lebih jelas dan terstruktur sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan usaha.
Copyrights © 2026