Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Belanja Modal terhadap Penerimaan Pajak Daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur periode 2020–2024. Penerimaan pajak daerah merupakan sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah. Namun, masih terdapat kesenjangan antara potensi ekonomi daerah dan realisasi penerimaan pajak yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Sampel penelitian mencakup 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur selama periode 2020–2024 sehingga menghasilkan 190 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) sebagai model terbaik berdasarkan hasil uji chow dan uji hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. Sebaliknya, Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas ekonomi daerah merupakan faktor utama yang menentukan kemampuan pemerintah daerah dalam menghimpun penerimaan pajak, sedangkan manfaat belanja modal cenderung bersifat jangka panjang dan belum memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berorientasi pada penguatan aktivitas ekonomi dan optimalisasi kapasitas fiskal daerah.
Copyrights © 2026