Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh likuiditas, salesgrowth, komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025, dengan financialdistress diproksikan menggunakan model Altman Z-Score. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel yang diolah menggunakan software EViews 13. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 66 perusahaan dengan 264 observasi awal, yang menjadi 240 observasi setelah transformasi data dan penghapusan data outlier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan sales growth, komisaris independen, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress.
Copyrights © 2026