Penelitian ini mengkaji strategi manajemen rantai pasok pangan lokal yang diterapkan di Kabupaten Sukoharjo guna mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG memiliki potensi besar dalam meningkatkan status gizi anak, namun keberlanjutannya sangat bergantung pada efektivitas pasokan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam rantai pasok pangan lokal, menganalisis tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi manajemen yang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada salam satu Sistem Pemasok Pangan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sukoharjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi penguatan kemitraan antara petani lokal, distributor, dan penyelenggara program MBG, penerapan standar kualitas pangan yang ketat, serta optimalisasi sistem logistik. Tantangan utama yang dihadapi terkait dengan fluktuasi pasokan, kualitas yang bervariasi, dan koordinasi antarpihak. Rekomendasi strategi yang dikembangkan berfokus pada peningkatan kapasitas petani lokal, diversifikasi sumber pasokan, pengembangan platform digital untuk transparansi rantai pasok, serta pembentukan gugus tugas yang solid untuk memantau dan mengevaluasi implementasi program. Dengan strategi yang terkelola dengan baik, rantai pasok pangan lokal dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi keberhasilan jangka panjang program MBG.
Copyrights © 2026