Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing Education Content dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Keputusan Investasi Saham pada Generasi Z, serta menguji peran Financial Influencer sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional melalui penyebaran kuesioner kepada 230 responden Generasi Z yang memiliki minat atau pengalaman dalam investasi saham. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marketing Education Content berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Investasi Saham, begitu pula Fear of Missing Out yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Selain itu, Financial Influencer terbukti memoderasi secara positif pengaruh Marketing Education Content maupun Fear of Missing Out terhadap Keputusan Investasi Saham, yang berarti kehadiran financial influencer memperkuat kedua pengaruh tersebut. Temuan ini mengonfirmasi bahwa keputusan investasi Generasi Z dibentuk oleh interaksi antara faktor kognitif (edukasi) dan faktor emosional (FOMO), yang keduanya diperkuat oleh peran sosial financial influencer di media digital. Penelitian ini memberi implikasi bagi platform investasi, financial influencer, dan regulator dalam merancang strategi edukasi investasi yang lebih bertanggung jawab bagi generasi muda.
Copyrights © 2026