Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting dalam mendukung kegiatan pertanian, khususnya pada lahan persawahan. Ketersediaan air yang cukup dan distribusi yang merata sangat dipengaruhi oleh kondisi jaringan irigasi, salah satunya saluran sekunder. Daerah Irigasi Pacakan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian, sehingga diperlukan perencanaan saluran sekunder yang sesuai agar kebutuhan air pada lahan persawahan dapat terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit banjir rancangan, menentukan dimensi saluran sekunder, serta mengetahui luas lahan persawahan yang dapat diairi setelah pembangunan saluran sekunder pada Daerah Irigasi Pacakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis hidrolika untuk menghitung debit saluran sekunder untuk menentukan luas lahan yang terairi Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit saluran sebesar 0,932 m³/detik. berdasarkan hasil analisis, luas lahan yang dapat terairi secara efektif adalah sebesar 73,03 ha. Dengan demikian, perencanaan saluran sekunder ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja jaringan irigasi dan mendukung pemenuhan kebutuhan air pertanian di Daerah Irigasi Pacakan.
Copyrights © 2026