Literatur menunjukkan bahwa keterlambatan proyek masih menjadi masalah yang umum dijumpai di berbagai negara. Pada umumnya faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek banyak dipandang dari sisi tanggung jawab kontraktor. Sementara itu masih jarang dijumpai penelitian terdahulu yang meneliti faktor penyebab keterlambatan proyek dari sisi owner . Penelitian ini bermaksud untuk menginvestigasi pengaruh keterlambatan pembayaran proyek kontruksi dari owner kepada kontraktor. Studi pendahuluan dilakukan melalui wawancara terbatas dan dilanjutkan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 80 responden kontraktor, menggunakan teknik analisis campuran kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tiga pengaruh terbesar adalah terlambatnya pembayaran kontraktor kepada subkontraktor dan supplier, gangguan cashflow kontraktor, dan kesulitan mendapatkan material. Penyebab utama keterlambatan pembayaran owner antara lain adalah birokrasi yang kompleks dalam mengajukan pembayaran, ketidaklengkapan persyaratan dokumen, dan kualitas pekerjaan yang buruk. Solusi yang ditempuh kontraktor antara lain, melakukan penagihan kepada owner secara terus menerus, menuntut owner membayar bunga atas keterlambatan pembayaran, dan menunda kewajiban pembayaran kepada supplier dan subkontraktor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlambatan pembayaran dari owner masih menjadi permasalahan serius di industri konstruksi di Indonesia. Temuan penelitian ini bisa menjadi masukan bagi pemangku kepentingan di industri konstruksi untuk memahami permasalahan keterlambatan pembayaran owner dan dampaknya pada proyek, serta menformulasikan strategi preventif yang tepat.
Copyrights © 2022