Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dan menganalisis efektivitas model Creative Problem Solving (CPS) berbantuan GeoGebra Classroom dibandingkan model konvensional pada siswa kelas X Reguler MAN 1 Batam tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan quasi experiment dengan rancangan Non-Equivalent Posttest-Only Control Group Design. Sampel dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas kelas X.J sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model CPS berbantuan GeoGebra Classroom dan kelas X.I sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis sebanyak 4 soal dalam bentuk essay yang telah disusun berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen mengalami peningkatan yang ditandai dengan rata-rata skor posttest sebesar 81,4, sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata skor sebesar 74,9; (2) kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas eksperimen secara signifikan lebih baik daripada kelas kontrol berdasarkan hasil Mann-Whitney (p-value =0,042
Copyrights © 2026