Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Organizational attractiveness dan Intrinsic motivation terhadap intention to engage. dalam proses job application berbasis Artificial Intelligence (AI), dengan Anxiety sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 165 responden di Jakarta Barat yang memiliki pengalaman atau pengetahuan mengenai rekrutmen berbasis AI. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui IBM SPSS dan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intrinsic motivation berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention to engage., sedangkan Organizational attractiveness tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Organizational attractiveness, Intrinsic motivation, dan Anxiety tidak berpengaruh signifikan terhadap intention to engage. maupun Anxiety sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan kandidat dalam rekrutmen berbasis AI lebih dipengaruhi oleh faktor motivasional dibandingkan faktor emosional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam merancang sistem rekrutmen berbasis AI yang mampu meningkatkan pengalaman dan keterlibatan kandidat selama proses seleksi kerja.
Copyrights © 2026