Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak resistensi inovasi dan niat perilaku terhadap perilaku penggunaan dalam implementasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Balai Besar Veteriner Farma Pusvetma Surabaya (BBVF) Pusvetma. Penggunaan teknologi informasi dalam konteks organisasi publik seringkali menghadapi hambatan berupa resistensi dari pengguna, meskipun sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui metode survei yang melibatkan karyawan BBVF Pusvtema Surabaya sebagai objek penelitian. Pengelolaan data dilaksanakan melalui angket, dengan pengajian data menerapkan Teknik structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Temuan penelitian menunjukkan bahwa resistensi terhadap inovasi menyandang dampak positif akan niat perilaku, sementara niat perilaku tidak terbukti memegang dampak langsung terhadap perilaku penggunaan. Selain itu, kondisi pendukung diidentifikasi sebgaai faktor utama yang mendorong perilaku adopsi sistem. Implikasi dari penemuan mengindikasikan yakni pencapaian pengaplikasian sistem informasi bukan sekedar ditentukan akibat motivasi seseorang, namun juga oleh kesiapan ekosistem organisasi dan dukungan teknis yang diberikan. Studi ini diperkirakan berupaya menyodorkan peran konseptual terhadap peningkatan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) serta menyediakan panduan praktis bagi entitas public dalam mengelola adopsi teknologi infomasi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026