Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi unjuk kerja panel surya terhadap intensitas cahaya matahari pada sistem pendingin portabel berbasis Thermoelectric Cooler (TEC) yang dirancang khusus bagi nelayan di daerah pesisir Belawan. Permasalahan utama yang dihadapi nelayan adalah keterbatasan akses terhadap sistem pendingin yang efisien dan ramah lingkungan saat berada di laut. Sistem yang dirancang terdiri dari satu panel surya monocrystalline 120 Wp, tiga buah modul TEC masing-masing 72 watt, baterai 12V 100Ah,serta pengatur daya dan sensor pengukuran. Pengujian dilakukan selama tujuh hari pada berbagai kondisi cuaca, termasuk cerah, berawan, dan mendung, dengan parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya, intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban. Hasil menunjukkan bahwa panel menghasilkan daya maksimum 41,65 W dan energi harian sekitar 185 Wh pada kondisi cerah, sedangkan sistem membutuhkan energi 1.080 Wh untuk beroperasi selama 5 jam. Dukungan baterai dengan kapasitas 960 Wh (karena DOD 80%) masih belum cukup bila cuaca tidak mendukung. Dapat disimpulkan bahwa sistem belum mampu beroperasi secara mandiri. Solusi yang disarankan adalah penambahan kapasitas panel surya dan baterai, serta pengaturan waktu operasional agar pendinginan tetap berjalan efisien dalam kondisi lapangan yang dinamis.
Copyrights © 2026