Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gerakan sosial pemuda dalam Kelompok Peduli Mangrove Muda (KPMM) berkontribusi dalam melestarikan program World Cleanup Day Indonesia (WCDI). Gerakan ini merupakan aksi nyata dari kepedulian lingkungan yang didominasi oleh partisipasi generasi muda, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode studi dokumentasi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, laporan dan foto kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan sosial pemuda di KPMM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah, restorasi lingkungan, serta edukasi lingkungan hidup melalui program WCDI. Melalui kolaborasi dengan komunitas, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan, program ini mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak sosial dan ekologis yang signifikan.
Copyrights © 2025