Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan jenis amelioran dari limbah sawit terhadap pertumbuhan cabai hiyung (Capsicum frutescens L.) di tanah mineral masam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (0, 150, dan 300 kg ha-1) dan jenis amelioran (TKKS, cangkang sawit, serta kombinasi TKKS + cangkang sawit), dengan total 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan cabai hiyung di tanah mineral masam. Dosis 150 kg ha-1 dan 300 kg ha-1 secara konsisten mampu meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, serta luas daun dibandingkan tanpa pemberian pupuk, meskipun kedua perlakuan tersebut tidak berbeda nyata secara statistik. Perlakuan amelioran TKKS, cangkang sawit (CS), dan kombinasi keduanya tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman serta diameter batang. Namun, menunjukkan interaksi positif dengan pupuk NPK, khususnya amelioran cangkang sawit (CS). Dosis 300 kg ha-1 NPK + CS memberikan respon terbaik terhadap luas daun. Hasil analisis sifat kimia tanah, terjadi peningkatan pH dari kondisi masam mendekati netral, dengan nilai tertinggi pada kombinasi perlakuan 300 kg ha-1 NPK + CS. Secara keseluruhan, dosis 300 kg ha-1 yang dikombinasikan dengan amelioran cangkang kelapa sawit (CS) terbukti secara efektif mendukung pertumbuhan cabai hiyung dan dapat direkomendasikan sebagai strategi dalam pengelolaan media tanam pada lahan kering masam.
Copyrights © 2026