Produk lokal memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis produk lokal pada UMKM Salai Sedap di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian menggunakan teori pemberdayaan masyarakat dengan indikator akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat, serta analisis SWOT model Rangkuti. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pemilik usaha, Dinas Koperasi dan UMKM, tim pendamping perguruan tinggi, dan konsumen, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS. Hasil menunjukkan pemberdayaan berjalan melalui akses (legalitas NIB dan sertifikat halal serta pelatihan), partisipasi pemilik dan konsumen, kontrol berupa kemandirian usaha, dan manfaat berupa peningkatan kapasitas serta pendapatan. Perhitungan SWOT memperoleh skor IFAS 2,42 dan EFAS 2,63 dengan titik koordinat (0,10; 0,87) yang berada pada Kuadran I. Kendala utama meliputi keterbatasan jangkauan distribusi, lemahnya branding digital, dan pasokan bahan baku yang tidak stabil. Posisi Kuadran I menunjukkan kondisi Strength–Opportunity yang mendukung strategi agresif (growth oriented). Disarankan agar usaha mengoptimalkan digitalisasi pemasaran, memperluas distribusi, memperkuat branding, serta memanfaatkan dukungan pemerintah dan kemitraan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026