ABSTRACT This study aims to analyze the role of TikTok as a communication medium for the diffusion of innovation related to the "People's Train" developed by PT Kereta Api Indonesia (KAI) through the @keretaapikita account. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation of TikTok content, analysis of user interactions, and in-depth interviews with KAI's social media managers. The observed TikTok post, published on March 3, 2026, generated 123,457 views, 8,445 likes, 204 comments, 402 shares, and 846 saves, indicating a high level of audience engagement. Data were analyzed using Thematic Analysis to identify patterns in communication messages and audience responses. The findings indicate that TikTok is effective as a communication medium for disseminating innovation, particularly during the knowledge and persuasion stages of Everett M. Rogers' Diffusion of Innovation Theory. The innovation's characteristics, including relative advantage, compatibility, and ease of understanding through visual content, contributed to the public's initial acceptance. TikTok also enabled broad audience reach and interactive communication, while users' social interactions strengthened information dissemination and shaped public perceptions, as reflected in positive, neutral, and negative responses. Nevertheless, social media remains limited in facilitating the later stages of innovation adoption. Therefore, more comprehensive communication strategies are needed to support the sustainability of innovation diffusion. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial TikTok sebagai media komunikasi dalam difusi inovasi kereta kerakyatan yang dikembangkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui akun @keretaapikita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi konten TikTok, analisis interaksi pengguna, serta wawancara mendalam dengan pengelola media sosial KAI. Unggahan yang dianalisis pada 3 Maret 2026 memperoleh 123.457 tayangan, 8.445 likes, 204 komentar, 402 kali dibagikan, dan 846 kali disimpan, yang menunjukkan tingginya keterlibatan audiens. Analisis data dilakukan menggunakan Analisis Tematik untuk mengidentifikasi pola pesan komunikasi dan respons audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok efektif sebagai media komunikasi dalam menyebarkan inovasi, terutama pada tahap pengetahuan dan persuasi sebagaimana dijelaskan dalam Teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers. Karakteristik inovasi berupa keunggulan relatif, kompatibilitas, serta kemudahan pemahaman melalui konten visual mendukung terbentuknya penerimaan awal masyarakat. TikTok juga mampu menjangkau audiens secara luas dan mendorong interaksi yang memperkuat penyebaran informasi serta membentuk persepsi publik yang tercermin dalam respons positif, netral, dan negatif. Meskipun demikian, media sosial masih memiliki keterbatasan dalam mendorong tahap adopsi lanjutan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang lebih komprehensif untuk mendukung keberlanjutan difusi inovasi.
Copyrights © 2026