Total Plate Count (TPC) merupakan salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk melihat jumlah mikroorganisme dalam sampel yang terkontaminasi. Metode TPC yang digunakan berdasarkan penelitian terdahulu yaitu metode pour plate, spread plate dan drop plate tanpa membandingkan antar metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari metode pour plate, spread plate dan drop plate pada uji TPC menggunakan sampel minuman tebu. Penelitian ini menggunakan desain Comparative Experimental Study dengan pendekatan simple random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji komparatif Kruskal-wallis dilanjutkan dengan uji post hoc yaitu uji Dunn. Hasil penelitian menunjukkan pada metode pour plate didapatkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,69 × 10⁶ hingga 2,64 × 10⁶ CFU/mL, metode spread plate menghasilkan nilai TPC yaitu berkisar antara 1,0 × 10³ hingga 1,51 × 10⁵ CFU/mL dan metode drop plate menghasilkan nilai TPC yaitu sekitar 9 × 10² hingga 2,2 × 10³ CFU/mL. Uji Kruskal-wallis menunjukkan nilai p-value yaitu < 0,001, terdapat perbedaan yang signifikan di setiap kelompok. Pada uji Dunn didapatkan nilai rata-rata peringkat bahwa metode pour plate yang memiliki nilai peringkat tertinggi. Dapat disimpulkan berdasarkan secara visual dan uji statistik, metode pour plate lebih baik diantara kedua metode lainnya.
Copyrights © 2026