Fase pembangkitan kunci pada algoritma kriptografi asimetris Elgamal merupakan tahapan paling krusial yang bergantung pada efisiensi proses pengurutan bilangan acak untuk menyeleksi bilangan prima. Penelitian sebelumnya mengimplementasikan Quicksort pada fase ini, namun algoritma tersebut memiliki kerentanan penurunan performa drastis menjadi pada skenario terburuk. Penelitian ini bertujuan mengusulkan Mergesort sebagai substitusi dan melakukan analisis komparatif waktu eksekusi antara kedua algoritma. Pengujian disimulasikan menggunakan C++ pada lingkungan komputasi terisolasi dengan variasi populasi data ( ) dari 1.000 hingga 100.000 elemen pada kondisi data acak dan terurut terbalik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa meskipun Quicksort lebih cepat pada kondisi rata-rata, algoritma tersebut mengalami kelumpuhan rekursif (Stack Overflow) pada kondisi terurut terbalik. Sebaliknya, Mergesort terbukti konsisten mempertahankan kompleksitas di seluruh skenario; pada worst case, Mergesort 65 kali lebih cepat dari Quicksort. Validasi end-to-end membuktikan kunci Elgamal yang dibangkitkan sepenuhnya valid secara kriptografis.
Copyrights © 2026