Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah memerlukan proses seleksi yang objektif karena melibatkan berbagai kriteria penilaian. Namun, proses seleksi yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) seleksi KIP Kuliah berbasis mobile menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria, sedangkan SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi dan perangkingan alternatif. Sistem dikembangkan menggunakan Flutter dan Firebase untuk mendukung pengelolaan data secara real-time. Pengujian dilakukan menggunakan 10 data simulasi yang disusun berdasarkan kriteria seleksi KIP Kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria kondisi sosial ekonomi memiliki bobot tertinggi sebesar 0,33 dan alternatif A8 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,973501. Hasil Blackbox Testing menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang ditetapkan. Penelitian ini menghasilkan SPK berbasis mobile yang mampu mendukung proses seleksi KIP Kuliah secara lebih objektif, sistematis, dan efisien dibandingkan proses manual.
Copyrights © 2026