Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek organisasi, termasuk instansi pemerintahan dan militer. Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), adalah penggunaan Sistem KAPORLAP SIBENSAM sebagai sarana pelaporan dan pengelolaan data perbekalan serta logistik secara digital. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap Sistem Kaporlap Sibensam di lingkungan Kolinlamil menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Dalam praktiknya, beberapa kendala masih ditemui, antara lain keterbatasan pelatihan bagi personel, resistensi terhadap perubahan dari sistem manual ke digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perceived Usefulness (persepsi kegunaan) dan Perceived Ease of Use (persepsi kemudahan penggunaan) terhadap Acceptance of Technology pada Sistem Kaporlap Sibensam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna KAPORLAP SIBENSAM di Instansi Kolinlamil merasakan manfaat yang signifikan dari sistem ini dan dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja. Pengguna merasakan bahwa KAPORLAP SIBENSAM mudah digunakan, dengan antarmuka yang intuitif dan alur kerja yang sederhana dan pengguna memiliki niat yang kuat untuk terus menggunakan KAPORLAP SIBENSAM di masa depan.
Copyrights © 2026