Daerah pedesaan memainkan peran strategis dalam menopang ketahanan nasional melalui kontribusi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Namun, pembangunan daerah pedesaan masih menghadapi tantangan seperti kurangnya infrastruktur dasar dan rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran infrastruktur dan pemberdayaan sumber daya manusia dalam Program Jatim Sejahtera dalam memperkuat ketahanan desa-desa di Jawa Timur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari laporan pemerintah, dokumen kebijakan, data statistik, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar berupa peningkatan akses jalan, listrik, air bersih, dan telekomunikasi telah memperluas akses masyarakat terhadap layanan publik, meningkatkan mobilitas, dan mendukung aktivitas ekonomi lokal. Di sisi lain, program peningkatan keterampilan dan bantuan sosial telah membantu meningkatkan kapasitas masyarakat, produktivitas ekonomi, dan swasembada rumah tangga. Selain itu, studi ini juga mengungkapkan bahwa interaksi antara pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan sumber daya manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan. Namun, tantangan seputar implementasi program masih tetap ada, termasuk data penerima manfaat yang tidak akurat, infrastruktur yang terbatas di daerah terpencil, dan koordinasi antar lembaga yang buruk. Oleh karena itu, perlu memperkuat tata kelola berbasis data dan pendekatan partisipatif untuk implementasi berkelanjutan Program Jawa Sejahtera.
Copyrights © 2026