Latar Belakang: Dalam persalinan, tingkat kecemasan yang tinggi dapat memengaruhi proses persalinan, memperpanjang durasi persalinan, serta berdampak pada kondisi ibu dan janin. Pendekatan non-farmakologis yang aman asuhan kebidanan komplementer (teknik relaksasi, pijat, dan aromaterapi). Tujuan: Menganalisis pengaruh asuhan kebidanan komplementer terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental (non-equivalent control group design). Sampel penelitian ibu bersalin normal kala I fase aktif, menggunakan teknik purposive sampling, dibagi menjadi kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner standar. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Rata-rata tingkat kecemasan pada kelompok intervensi mengalami penurunan yang signifikan dari 24,2 menjadi 14,8 (p = 0,000). Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan yang bermakna (23,9 menjadi 21,2; p = 0,09). Uji independent t-test pasca-intervensi menunjukkan perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,002). Saran: Agar tenaga kesehatan diharapkan menerapkan metode komplementer seperti pijat, relaksasi, dan aromaterapi secara konsisten sebagai standar pelayanan non-farmakologis untuk mengatasi kecemasan serta nyeri persalinan. Kata Kunci: Komplementer, Kecemasan, Persalinan
Copyrights © 2026